Repository dan Pengetahuan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Karya tulis Ilmiah (KTI) : Kajian Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Perhitungan Dampak Kerugian dalam Rangka Penanggulangan Dampak Tumpahan Minyak terhadap Sumberdaya Kelautan dan Perikanan

0 Views February 13, 2019 0 Comments 0 Likes

Perhitungan dampak tumpahan minyak dan nilai kerugiannyaakan sangat tergantung dengan kuantitas dan intensitas volume minyak yang tertumpah. Pada wilayah laut dampak tumpahan minyak dapat menyebabkan sejumlah biota perairan penting seperti kelompok setasea terjebak dalam minyak. Meski secara jumlah relatif kecil potensi tersebut terjadi, namun memiliki biota yang terkena dampak memiliki arti penting. Bila jumlah tumpahan sangat tinggi dampak tumpahan minyak dilaut berpengaruh pada kualitas perairan sekitarnya yang tentu juga akan mengganggu kehidupan biota didalamnya. Dampak yang lebih signifikan akan lebih terasa bila tumpahan minyak tersebut sampai pada wilayah-wilayah pesisir. Karena pada wilayah pesisir terdapat berbagai ekosistem pentingdan berdampak langsung pada penurunan manfaat dan jasa dari ekosistem tersebut.

Pendekatan penghitungan barang dan jasa yang dihasilkan oleh lingkungan diklasifikasikan menjadi 3, yaitu nilai ekologi, nilai sosial budaya, dan nilai ekonomi. Nilai ekologi dilihat dari ekosistem utama yang ada diwilayah pesisir yakni ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan ekosistem terumbu karang. Nilai sosial budaya memperhitungkan hubungan sosial dan peran kelembagaan lokal yang ada dimasyarakat. Nilai ekonomi adalah nilai dari bentuk pemenfaatan sumberdaya baik secara langsung maupun tidak langsung.

Perhitungan nilai kerugian dampak tumpahan minyak dilakukan dengan teknik valuasiyang menggunakan beberapa teknik analisis seperti : Contingen Valuation Method (CVM), Effect on Production (EoP), Residual Rent (RR), Income Approach, Benefit Transfer (BT), Replacement Cost Method (RCM) dan Travel Cost Method (TCM). Selain menggunakan pendekatan teknik valuasi ekonomi, dalam penghitungan nilai kerugian akibat dampak tumpahan minyak juga menggunakan pendekatan bioekonomi perikanan untuk mengetahui stok atau biomassa ikan pada suatu perairan.



Author:
Siti hajar Suryawati
Publisher:
Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan
Date:
2016
Hasversion:

Language:
Indonesia
Medium:
Text
Format:
Text
Extent:
1-31 : ills 29cm
Abstract:
Perhitungan dampak tumpahan minyak dan nilai kerugiannyaakan sangat tergantung dengan kuantitas dan intensitas volume minyak yang tertumpah. Pada wilayah laut dampak tumpahan minyak dapat menyebabkan sejumlah biota perairan penting seperti kelompok setasea terjebak dalam minyak. Meski secara jumlah relatif kecil potensi tersebut terjadi, namun memiliki biota yang terkena dampak memiliki arti penting. Bila jumlah tumpahan sangat tinggi dampak tumpahan minyak dilaut berpengaruh pada kualitas perairan sekitarnya yang tentu juga akan mengganggu kehidupan biota didalamnya. Dampak yang lebih signifikan akan lebih terasa bila tumpahan minyak tersebut sampai pada wilayah-wilayah pesisir. Karena pada wilayah pesisir terdapat berbagai ekosistem pentingdan berdampak langsung pada penurunan manfaat dan jasa dari ekosistem tersebut. Pendekatan penghitungan barang dan jasa yang dihasilkan oleh lingkungan diklasifikasikan menjadi 3, yaitu nilai ekologi, nilai sosial budaya, dan nilai ekonomi. Nilai ekologi dilihat dari ekosistem utama yang ada diwilayah pesisir yakni ekosistem mangrove, ekosistem lamun dan ekosistem terumbu karang. Nilai sosial budaya memperhitungkan hubungan sosial dan peran kelembagaan lokal yang ada dimasyarakat. Nilai ekonomi adalah nilai dari bentuk pemenfaatan sumberdaya baik secara langsung maupun tidak langsung. Perhitungan nilai kerugian dampak tumpahan minyak dilakukan dengan teknik valuasiyang menggunakan beberapa teknik analisis seperti : Contingen Valuation Method (CVM), Effect on Production (EoP), Residual Rent (RR), Income Approach, Benefit Transfer (BT), Replacement Cost Method (RCM) dan Travel Cost Method (TCM). Selain menggunakan pendekatan teknik valuasi ekonomi, dalam penghitungan nilai kerugian akibat dampak tumpahan minyak juga menggunakan pendekatan bioekonomi perikanan untuk mengetahui stok atau biomassa ikan pada suatu perairan.
Subject:
NONE
Identifier:
http://bbpse.litbang.kkp.go.id:80/perpustakaan/index.php?p=show detail&id=2470
Haspart:
KTI 0002-2013

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *