Repository dan Pengetahuan Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan

Pengelolaan Flit dan Produk Olahan Berbasis Daging Lumat Lele

0 Views February 12, 2019 0 Comments 0 Likes

– Perkembangan produksi lele yang mimiliki nma ilmiah Clarias sp. Secara nasional tumbuh dengan pesat dan selama lima tahun terakhir terus meningkat. Pada tahun 2005 produksi nasional lelel baru sebesar 63.386 ton, 114.371 ton pada tahun 2006, 2007, 2008,dan 2009. Tahun 2010, angka sementara yang dipublikasikan menyatakan bahwa produksi ikan lele dari hasil budidaya sebesar 273.554 ton (Anon,2011). Lele memiliki prospek bisnis yang sangat bagus, hal ini didukung oleh rasa dagingnya yang yang gurih, dan bergizi tinggi yaitu kandungan proteinnya sebesar 18,7%. Pada ukuran konsumsi daging lele berwarna putih, dengan kandungan protein yang fungsinya hampir sama dengan daging sapi(19,0%) (Suyatno,2010). Selain itu budidaya lele juga memiliki beberapa kelebihan, antara lain pertumbuhan cepat meskipun dipelihara dengan kepadatan yang tinggi, ketahanan hidup tinggi, tidak terlalu sulit dalam hal pakan karena termasuk jenis omnivora, teknologi budidaya tidak terlalu rumit, dan bisa dipelihara di berbagai lokasi, misalnya dikolam, sawah, empang, longyam, atau mina padi (Mahyudin, 2008).



Author:
Murniyati
Publisher:
Balai Besar Penelitian Sosial Ekonomi Kelautan dan Perikanan (BBPSEKP)
Date:
2011
Hasversion:

Language:
Indonesia
Medium:
Buku
Format:
Buku
Extent:
1 - 72 : ills 23cm
Abstract:
- Perkembangan produksi lele yang mimiliki nma ilmiah Clarias sp. Secara nasional tumbuh dengan pesat dan selama lima tahun terakhir terus meningkat. Pada tahun 2005 produksi nasional lelel baru sebesar 63.386 ton, 114.371 ton pada tahun 2006, 2007, 2008,dan 2009. Tahun 2010, angka sementara yang dipublikasikan menyatakan bahwa produksi ikan lele dari hasil budidaya sebesar 273.554 ton (Anon,2011). Lele memiliki prospek bisnis yang sangat bagus, hal ini didukung oleh rasa dagingnya yang yang gurih, dan bergizi tinggi yaitu kandungan proteinnya sebesar 18,7%. Pada ukuran konsumsi daging lele berwarna putih, dengan kandungan protein yang fungsinya hampir sama dengan daging sapi(19,0%) (Suyatno,2010). Selain itu budidaya lele juga memiliki beberapa kelebihan, antara lain pertumbuhan cepat meskipun dipelihara dengan kepadatan yang tinggi, ketahanan hidup tinggi, tidak terlalu sulit dalam hal pakan karena termasuk jenis omnivora, teknologi budidaya tidak terlalu rumit, dan bisa dipelihara di berbagai lokasi, misalnya dikolam, sawah, empang, longyam, atau mina padi (Mahyudin, 2008).
Subject:
NONE
Identifier:
http://bbpse.litbang.kkp.go.id:80/perpustakaan/index.php?p=show detail&id=2452
Haspart:
B2012 - 583

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *